Kontribusi ku untuk keluarga dan Indonesia (BEASISWA BAZMA INDONESIA)
"semoga kamu berguna bagi keluarga, agama, nusa dan bangsa
ya"
Salah satu kutipan doa yang
selalu disematkan oleh orang tua bagi diri ini. Dengan doa tersebut, terbangun
pula harapan-harapan orang tua untuk anak mereka. Bagi saya bisa memenuhi
harapan-harapan orang tua merupakan sebuah kebanggan. Tidak banyak memang, hanya
segelintir harapan yang bisa terpenuhi namun mereka tetap bangga. Pencapaian
terbesar dalam hidup ini adalah ketika bisa membuat orang tua saya bangga. Bagi
keluarga saya mempunyai anak-anak yang berpendidikan baik adalah sebuah
kebanggaan, dan syukurnya saya bisa masuk sekolah-sekolah negeri favorit sejak
smp hingga sekarang masuk perguruan tinggi. Tidak banyak prestasi yang bisa
saya berikan pada mereka, maka ketika saya bisa memasuki perguruan tinggi
negeri ternama saya sangat bangga dan bersyukur, karena untuk pertama kalinya
orang tua saya menangis atas pencapaian saya. Orang tua saya bukan orang-orang
yang ambisius dalam menuntut ilmu, keduanya pun tidak ada yang mengemban
pendidikan di universitas-universitas ternama begitupula saudara-saudara mereka,
sehingga ketika saya berhasil menjadi orang pertama dalam keluarga yang
berhasil masuk Universitas Indonesia tak dapat dipungkiri rasa haru dan
bangganya mereka. Oleh sebab itu, saya berjanji pada diri ini untuk selalu giat
belajar agar bisa memberikan kontribusi dan kebermanfaatan bagi keluarga dan
bangsa ini.
Saya selalu berfikir,
kebahagiaan sebenarnya adalah ketika kita bisa memberikan kebermanfaatan bagi
orang lain. Maka dari itu, ketika saya memilih jurusan kuliah saya merasa
Ilmu Kesejahteraan Sosial dapat membantu saya dalam memberikan kebermanfaatan
bagi orang banyak. Masuk jurusan ini membuat saya menjadi orang yang berjiwa
sosial tinggi dan membuat saya tertarik untuk bisa selalu terjun ke masyarakat,
maka dari itu selama masa perkuliahan saya aktif di kepanitiaan kampus yang bergerak
di bidang pengabdian masyarakat. Bagi saya salah satu upaya kontribusi untuk
negeri ini adalah melalui pengabdian masyarakat. Pengabdian pertama yang saya
lakukan adalah melakukan pengajaran di Bukit Duri. Itu adalah kali pertama saya
menjadi seorang pengajar. Karena pengalaman ini saya pun semakin menyukai
pengabdian masyarakat dan tergerak untuk bisa terus memberikan kontribusi, maka
dari itu saya pun mendaftarkan diri saya sebagai anggota departemen sosial
masyarakat BEM FISIP UI. Masuk BEM ternyata tidak hanya membantu saya
mengembangkan minat dan potensi saya terhadap pengabdian masyarakat, tapi saya
jadi belajar banyak hal. Bertemu dengan orang-orang dengam pemikiran yang keren
dan luar biasa, memberi saya banyak wawasan dan perspektif baru.
Ketika saya di sosmas BEM FISIP UI saya mendapat amanah menjadi
PIC (person in charge) sebuah program kerja bernama Kota Bergerak. Disini saya
menjadi koordinator pada divisi pengembangan masyarakat. Kota Bergerak sendiri
merupakan sebuah gerakan sosial yang mencita-citakan terwujudnya hak atas kota,
dalam upaya perwujudan tersebut salah satunya melalui pengembangan masyarakat.
Pengembangan masyarakat tersebut dilakukan di Bukit Duri. Dari semester 1
hingga sekarang saya masih fokus dengan Kota Bergerak. Di Kota Bergerak saya belajar
pengabdian yang sesungguhnya, bagaimana tekad saya diuji dengan berbagai
kesulitan dalam terjun langsung ke masyarakat. Kerja dengan sabar dan ikhlas
adalah kunci utama dalam melakukan pengabdian. Mengabdi terjun langsung ke
masyarakat sebenarnya melelahkan, terlebih Kota Bergerak menuntut saya untuk
setiap sabtu bolak-balik bukit duri. Namun, melihat antusiasme warga terlebih
anak-anak disana ketika kami melakukan pengabdian disana, membuat semangat saya
kembali bangkit. Semangat mengabdi ini juga perlu untuk selalu ditanamkan di
hati.
Setelah selesai dengan Kota Bergerak sepertinya saya akan kembali
mencari pengalaman dalam pengajaran. Cita-cita saya adalah bisa mengajar ke pelosok-pelosok
negeri ini. Sama seperti kedua orang tua saya yang mengharapkan pendidikan yang
baik untuk anak-anaknya, saya juga ingin anak-anak lain di negeri ini mendapat
kualitas pendidikan yang baik, bisa mencerdaskan bangsa ini. Bagi saya untuk
bisa memajukan bangsa ini kunci utamanya ada pada pendidikan, karena dengan pendidikan
bangsa kita bisa lebih beradab. Inilah kontribusi yang akan saya berikan untuk
Indonesia. Setelah lulus nantinya saya pun ingin bekerja di bidang kemanusiaan
seperti bekerja di Kementerian Sosial atau menjadi pekerja sosial professional,
memberikan banyak kebermanfaatan bagi orang lain akan selalu menjadi prinsip
saya hingga akhir hayat saya. Mungkin hal-hal yang saya lakukan saat ini
hanyalah kontribusi kecil untuk Indonesia. Beginilah cara saya untuk mewujudkan
doa diatas, untuk menjadi berguna bagi keluarga dan bangsa ini.
Komentar
Posting Komentar